Lebih dari Sekadar Tertawa

Refleksi

.

.

          Salah seorang saudara sepupu perempuan saya termasuk penggemar berat acara-acara sejenis ini. Usianya sudah 21 tahun, tetapi di mata saya dia tak lebih baik dari seorang anak TK yang sedang belajar tertawa. Waktu senggang hariannya nyaris habis untuk menyaksikan acara-acara pavoritnya itu. Dari bangun waktu sahur hingga buka puasa tiba.

          Ia pun tak pernah terlihat sedang membaca Al-Quran yang sangat dianjurkan di bulan mulia ini. Ia lupa keutamaan Lailatul Qadr, yaitu suatu malam di bulan Ramadhan yang kadarnya lebih baik dari seribu bulan. Bahkan shalat tarawih di masjid pun hanya sempat ia laksanakan di awal Ramadhan.

          Ya, ia terlena dan sibuk nongkrong di depan kotak ajaib itu sambil berhaha-hihi ria.

                                                      #

.

          Ada satu fenomena baru di bulan Ramadhan 1425 H yang baru saja meninggalkan kita. Sebuah tradisi lama tergusur, tetapi muncul lagi hal lain yang lebih “segar” di layar kaca negeri berpenduduk muslim terbanyak di dunia ini.

          Ngabuburit alias Jalan-Jalan Sore (JJS) meski bukan alternatif terbaik menanti bedug buka puasa tiba, sudah dianggap kuno dan tradisional. Dan sebagai gantinya, setiap hari stasiun TV berlomba-lomba menyajikan acara yang–katanya, islami. Mulai dari sinetron-sinetron islami, lagu-lagu islami, dan semua yang ada embel-embel islaminya.

          Namun, di luar seabreg acara yang ada kata “islami”-nya itu, ada satu acara yang patut kita kritisi bersama sebagai bahan perenungan di masa yang akan datang. Karena ternyata acara semacam ini rating-nya cukup tinggi. Terbukti hampir setiap stasiun TV memiliki mata acara yang satu ini. Dengan target pemirsa semua umur: anak-anak, ABG, orang tua, bahkan mereka yang sudah tergolong “bau tanah” pun ikut kepincut untuk menyaksikannya.

          Saya menyebutnya acara Dagelan. Atau Anda yang lebih suka dengan sebutan Reality Show, itu sepenuhnya hak Anda.

          Sebut saja “Dagelan Oke” (RCTI), “Ngelaba Puas…ah” (TPI), “Bajaj Bajuri”, “Ceriwis” (Trans TV), “Campur-Campur Sahur” (ANTV), “Keluarga Senyum” (TV-7), dan “Canda” (TVRI).

          Selain karena tujuan utama acara-acara itu memang sengaja untuk memancing pemirsa agar terus tertawa terbahak-bahak di sepanjang jam tayangnya, isinya juga hanya dialog-dialog kosong yang kering dari nilai-nilai Islam. Tak jarang dalam ritual dagelan mereka juga terlontar kalimat-kalimat bermuatan porno (cabul) dan ghibah. [1]

          Belum lagi atribut dan kostum yang mereka pakai yang tidak mencerminkan pribadi seorang muslim yang seharusnya berpakaian sopan dan menutup aurat. [2]

          Akankah bangsa besar ini kelak berganti nama menjadi Republik Dagelan? Sungguh, saya pikir bukan suatu hal yang mustahil akan terjadi jika generasi muda bangsa ini—kita semua, terus-menerus dijejali sedemikian rupa oleh berbagai acara dagelan yang melenakan semacam itu.

          Apakah kita tidak boleh tertawa?

          Tertawa bukanlah sesuatu perkara yang dilarang melakukannya dalam agama kita—Islam. Akan tetapi, tertawa dalam pengertian mengeluarkan suara meledak-ledak oleh sebab rasa suka, geli (lucu), apalagi mengandung unsur menghina seseorang merupakan jenis tertawa yang dilarang Islam.

          Karena jenis tertawa semacam ini bisa menyebabkan hati menjadi keras dan membatu, membuat lengah dan lupa akan akhirat, mengurangi kecerdasan, juga menjadi penyebab bercucurannya tangis di neraka kelak.

          Terkait masalah ini, Rasulullah saw. juga telah mengingatkan kita lewat sebuah sabdanya, “Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa.” [3]

          Tentu kita semua tidak ingin menjadi bagian dari mereka yang akan menyesali diri dan mendapatkan siksa api neraka, bukan?

          Oleh karena itu, sekaranglah saat yang tepat bagi kita untuk menyusun langkah agar bisa lebih baik beramal di bulan Ramadhan yang akan datang. Menatapnya dengan mata berbinar dan menyambutnya dengan penuh suka cita. Mempersiapkan segala perbekalan untuk mengisinya dengan amal yang lebih berkualitas daripada sekadar berhaha-hihi ria di depan layar kaca.

          Sehingga pada akhirnya kita layak menyandang sebutan muttaqin (orang-orang yang bertakwa) selepas Ramadhan nanti.

          Semoga.

                                                      #

.

          Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu berpuasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan; barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya, maka dia tidak memperoleh apa-apa. [4]

          Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya ia diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. [5]

          Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh dengan puasanya dari makan dan minum. [6]

                                                     #

.

.

                                                                                 31 Oktober 2004 - 24 Juni 2008

       Welcome again my holy month. Ofcourse, we always dream your coming soon.

.

.

          Catatan kaki:

          [1] yaitu engkau menyebutkan sesuatu yang tidak disukai oleh saudaramu. (H.R. Muslim) Orang yang meng-ghibah diibaratkan memakan daging saudaranya sendiri

          [2] anggota badan yang wajib ditutupi; untuk laki-laki dari pusar hingga lutut, untuk perempuan seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan

          [3] H.R. Abu Dzar

          [4] H.R. Ahmad dan An-Nasa'i

          [5] H.R. Muttafaq 'Alaih

          [6] H.R. Al-Bukhari

                            

Cinta Itu

Diary

.

.

          sehat kan, riz cakep?

          semoga sehat-sehat saja, ya. kakak kangen sebenarnya. luv.

          makanya, kalau kangen tuh jangan suka bilang aku apalah, inilah, itulah!

          hmm, cinta itu tidak selalu identik dengan satu pikiran, sanjungan, apa-apa setuju. tapi cinta itu ujian kedewasaan. katakan apa adanya. karena itulah cinta sejati. bukan imitasi.

          nabi sangat mencintai putrinya, de. tapi suatu waktu pernah berkata, "jika fatimah terbukti mencuri, aku sendiri yang akan memotong tangannya!" ancaman itu pun bukti cintanya pada fatimah.

          bentar lagi, kau kan genap 22 tahun. masa masih demen mutungan gitu sih, de? ^-^

          renungkan, ya. met menyambut ramadhan '29 h. maafkan kalau kakak banyak khilaf. luv u, honey.

          sama-sama, kak ....

                                                       #

.

.

          Nb.

          Setelah hampir 2 minggu: telepon gak diangkat, sms gak dibalas.

.

.

.

                                                                                   19 Agustus 2008 21:29 p.m

                   Satu episode cinta. Tuhan, tumbuhkan terus cinta itu di antara kami.

Somnambulisme

Science

.

.

          Ken Parks, seorang warga negara Kanada, di tahun 1987, dalam keadaan tidur ia mengemudikan mobilnya hingga menempuh jarak 40 km. Dan kemudian ia membunuh iparnya. Kejadian itu semuanya ia lakukan dalam keadaan mengigau (ngelindur). Di pengadilan ia dibebaskan karena memang terbukti bahwa ia melakukan semua itu benar-benar dalam keadaan bermimpi.

                                                      #

.

          Apa itu somnambulisme?

          Kata somnambulisme berasal dari bahasa Prancis yang bersinonim dengan kata sleepwalking dalam bahasa Inggris, yaitu berjalan dalam keadaan setengah sadar dan di luar kesadaran penderita.

.

Somnambulisme_sleepwalking_12o82oo8__1           Selama ini, somnambulisme diketahui hanya terbatas pada mengoceh (mengingau), berjalan, atau paling-paling makan sambil tidur. Banyak peneliti berpendapat serupa, somnambulisme terjadi pada fase tidak bermimpi, atau disebut tahap REM (Rapid Eye Movement) di mana fungsi otot biasanya “lumpuh”. Gangguan tidur jalan sering terjadi pada anak di antara usia 6-12 tahun dan biasanya hilang sendiri setelah beberapa tahun, namun ada pula yang menetap hingga dewasa.

.

          Somnambulisme adalah episode berulang bangkit dari tempat tidur dan berjalan sewaktu tidur. Biasanya anak mendadak bangkit dan duduk di tempat tidur, matanya terbuka namun seolah-olah tak melihat, kemudian turun dari tempat tidur dan berjalan. Meskipun gerakannya canggung, namun ia jarang jatuh atau menabrak benda yang ada di sekitarnya.

          Kejadian ini dapat berlangsung singkat dalam waktu kurang dari satu menit saja, misalnya ia hanya duduk sebentar di tempat tidur. Tapi dapat pula berlangsung lebih dari setengah jam. Kadang ia membuka laci seolah mencari sesuatu, atau bahkan membuka kunci pintu dan berjalan ke luar rumah.

          Episode ini biasanya berakhir dengan si anak kembali ke tempat tidur dan pada pagi hari tidak dapat mengingat tentang kejadian semalam. Diperkirakan antara 1-15 % dari semua anak pernah mengalami tidur jalan. Anak laki-laki lebih sering mengalami hal ini, dan seringkali disertai dengan tidur teror (bangun dan disertai jeritan atau merintih) ataupun mengompol.

          Namun pernah ditemukan, ada orang yang tidak mengalami “kelumpuhan” otot selama fase REM sehingga mereka melakukan tindakan yang sesuai dengan mimpi mereka. Pengidap penyimpangan tidur selama fase REM seperti itu cenderung melukai orang lain. Ini berbeda dengan somnambulisme yang justru cenderung mencelakakan diri sendiri.

          Cukup banyak kasus terjadi akibat penyimpangan itu, bahkan sampai pada kasus pembunuhan. Pelakunya bisa siapa saja, bahkan oleh orang yang sehari-harinya dikenal baik hati. Mereka tanpa sadar melukai korban, biasanya orang-orang dekat yang mereka cintai.

          Kasus yang pernah terjadi di antaranya, seorang wanita bermimpi rumahnya kebakaran. Namun yang terjadi, ia benar-benar melemparkan anak-anaknya ke luar jendela dari lantai atas untuk menyelamatkan mereka. Contoh lain, seorang pria menembak mati istrinya saat bermimpi sedang berhadapan dengan perampok di rumahnya.

          Hal serupa terjadi pada seorang gadis 16 tahun dari Kentucky, AS, yang dalam mimpi buruknya melihat beberapa penjahat masuk ke rumahnya. Ia segera bertindak dengan mengambil senapan berburu milik ayahnya untuk menembak para penjahat. Tapi tindakannya itu berakibat fatal. Ayah dan adik laki-lakinya tewas, sementara ibunya luka parah.

          Menurut dr. Meir Kryger, pimpinan Klinik Penyimpangan Tidur di Winnipeg, Kanada, “Dalam kasus penyimpangan tidur sejati, si pelaku tindak kriminal memang tidak dapat bertanggung jawab atas tindakannya. Namun, meski bebas dari tuntutan, ia tidak boleh dibiarkan bebas berkeliaran sampai perilaku menyimpangnya sembuh.”

          Lebih membingungkan lagi, psikiater dan ahli saraf tidak menemukan bukti adanya kelainan mental pada kasus-kasus kriminal semacam ini.

          Fisiologi tidur

          Tidur merupakan proses normal yang bersifat aktif, teratur, berulang dan reversibel yang dibutuhkan oleh otak untuk menunjang proses fisiologisnya. Dibutuhkan sekitar 30% dari waktu dalam sehari untuk tidur efektif.

          Tidur memiliki fungsi restorasi yang penting untuk termoregulasi dan cadangan energi tubuh. Pada saat tidur, tenaga yang hilang dipulihkan dan terjadi pelemasan otot. Tidur adalah suatu fenomena kehidupan yang berlangsung dalam suatu siklus tidur-bangun berupa siklus sirkadian yang secara langsung diatur oleh pusat sirkadian di nukleus suprakiasmatikus hipotalamus regio anteroventral, yang mempengaruhi siklus endokrin dan pola sikap secara langsung atau tak langsung.

          Fisiologi tidur dapat diterangkan melalui gambaran aktivitas sel-sel otak selama tidur. Aktivitas tersebut dapat direkam melalui gelombang otak pada elektroensefalogram (EEG), gerakan mata pada elektrookulogram (EOG) dan tonus otot pada elektromiogram (EMG). Pencatatan variabel tersebut dikenal sebagai polisomnografi. Pada EEG dapat digambarkan fase yang terjadi pada proses tidur. Fase sadar merupakan dominasi aktivitas alfa voltase rendah, sangat cepat kemudian akan masuk fase mengantuk berupa gelombang alfa campuran 8-12 spd.

          Fase tidur normal terdiri dari 2 tipe, yaitu Non-Rapid Eye Movement (NREM ) yang terbagi dalam 4 stadium dan Rapid Eye Movement (REM). Tidur NREM merupakan bagian terbesar waktu tidur normal, kira-kira 75% yang terdiri dari stadium 1 : 5%, 2 : 45%, 3 : 12%, 4 : 13% dan REM 25%. Sedangkan tidur REM ditandai oleh gerakan bola mata konjungasi yang cepat pada semua arah gerak karena gerakan twiching otot mata. Di luar gerakan ini mata tenang. Refleks tendon melemah atau hilang, tekanan darah dan pernafasan meningkat, dan pada pria disertai ereksi penis.

          Tidur REM dan NREM secara bergantian selama hampir 80-100 menit, bahkan tidur REM dapat berulang dalam kurun waktu kurang dari 10 menit dengan durasi yang semakin lama. Dalam semalam, siklus tidur REM dan NREM dapat terjadi sebanyak 4-6 siklus.

          Peran neurotransmiter dalam regulasi tidur belum jelas diketahui. Diduga siklus tidur-bangun merupakan hasil interaksi nukleus-nukleus di batang otak, formasio retikularis dan korteks serebri. Sistem ini diatur oleh neurotransmiter yang dihasilkan oleh nukleus raphe dan locus coeruleus di batang otak. Nukleus raphe menghasilkan serotonin. Kerusakan nukleus ini menurunkan kadar serotonin sehingga timbul gangguan tidur.

          Sedangkan bila locus coeruleus yang menghasilkan norepinefrin dipacu juga akan menurunkan tidur REM dan meningkatkan keadaan terjaga. Sistem limbik sebagai pusat emosi juga berhubungan dengan keadaan terjaga/bangun, mungkin berhubungan dengan ansietas dan depresi yang dapat mengganggu tidur. Sistem dopaminergik dan asetilkolin diduga juga berperan dalam mekanisme tidur.

          Bagaimana solusinya?

          Beberapa penelitian menunjukkan, secara umum kesulitan tidur dan seringnya terbangun malam hari—termasuk fenomena somnambulisme, berhubungan erat dengan tingkat kesehatan yang buruk, depresi, stress, aktivitas harian (ADL) yang terbatas dan penggunaan benzodiazepin dan hipnotik yang tak teratur.

          Selain pengobatan medikamentosa dengan penggunaan antidepresan dosis rendah, waktu kerja singkat dan secara reguler bisa diamati efek samping obatnya, sangat dianjurkan pengobatan dengan nonmedikamentosa, yaitu dengan melatih pasien mengubah pola hidup, pola tidur yang sehat, pola makan serta keterlibatan keluarga/perawat/orang-orang lain di sekitar pasien.

          Beberapa jenis terapi yang dikenal antara lain:

          1. Tidur sehat universal

          Untuk melatih pasien memiliki kebiasaan tidur yang sehat dan teratur. Ruangan tidur harus tenang, gelap (saat malam), hangat, menghindari kebiasaan berbaring sebelum waktu tidur, menghindari aktivitas berlebihan sebelum tidur, jangan makan makanan kecil sebelum lapar atau jam makan, jangan menonton televisi di kamar tidur, hindari konsumsi obat tidur berkepanjangan, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya.

          2. Terapi stimulus control

          Untuk mengatasi kesulitan memulai tidur. Cara yang dianjurkan antara lain: pergi ke tempat tidur hanya saat ingin tidur, tempat tidur hanya untuk tidur. Jangan menonton televisi, membaca, makan, berbicara di telepon di tempat tidur. Setelah di tempat tidur jangan sering melihat jam, sering bangun atau pergi ke kamar lain atau melakukan sesuatu yang menghambat kantuk, jam awal tidur yang tepat dan usahakan bangun pagi saat yang tepat.

          3. Terapi restriksi tidur

          Mengurangi waktu di tempat tidur dapat menolong konsolidasi tidur pasien. Misal pasien hanya dapat tidur 5 jam dari total 8 jam berbaring, maka waktu untuk berbaring dikurangi. Dianjurkan mengurangi waktu tidur tak lebih dari 4 jam perhari. Tidur di luar jam tidur harus dihindari.

          4. Terapi relaksasi dan biofeedback

          Antara lain dengan hipnosis diri, relaksasi progresif, latihan pernafasan dalam efektif untuk relaksasi. Biofeedback memberikan stimulus fisiologik untuk relaksasi.

                                                      #

.

          Apakah ini somnambulisme juga?

          Beberapa waktu lalu, saya mengalami kejadian yang mirip dengan fenomena somnambulisme di atas. Saat itu kondisi badan saya sedang demam tinggi dan susah tidur.

          Saat iqomat shalat Shubuh dikumandangkan, spontanitas saya terbangun: mengganti kaos tidur yang saya pakai dengan kemeja dan menyambar jaket untuk kemudian membuka pintu kamar dan bergegas menuju ke masjid tanpa berwudlu dulu seperti biasanya karena sudah iqomat.

          Jika dihitung setiap lekuk jarak yang saya tempuh dari pintu kamar saya ke pintu masjid dengan teliti, kurang lebih ada 100 meter. Dari jarak 100 meter itu, sekitar 30 meter di antaranya adalah sebuah gang lurus menyempit dengan lebar rerata tak sampai 1 meter, yang diapit dua tembok tinggi membentuk sebuah lorong. Di pertengahan lorong sempit itulah keanehan itu terjadi.

          Kedua tangan saya erat mendekap dada menahan dingin yang menggigit tulang. Sebuah lampu redup 5 watt menerangi lorong sempit itu di ujung sana. Dan, tiba-tiba, perlahan tapi pasti mata saya ikut meredup. Awalnya hanya bayangan samar yang semakin redup, dan hampir di ujung lorong sempit itu semuanya menjadi gelap.

          Mungkinkah saat itu saya tak kuasa menahan kantuk yang sangat dan mata terpejam lagi tanpa mampu saya menahannya?

.

Somnambulisme_phenomenon_1           Entahlah, antara sadar dan tidak, saya terus berjalan seperti seorang buta sambil meraba-raba bibir tembok. Saya masih hafal rute yang harus saya lalui, tapi mata saya tak dapat melihat, semuanya gelap. Saya ingin berteriak meminta tolong, tapi tak ada suara yang keluar.

          Hingga dengan susah payah sampailah saya di tempat wudlu masjid dan semuanya masih gelap gulita. Bahkan saat melepas jaket pun saya tidak tahu harus di mana meletakannya. Dan kegelapan itu berakhir tepat saat muka saya terbasuh air wudlu yang dingin.

.

          Saat itulah, saya merasa seperti orang yang baru tersadar dari sebuah mimpi nyata. Celingak-celinguk dan bertampang bego. Alhamdulillah tidak ada orang yang menyaksikan kejadian super aneh itu.

          Apakah kejadian itu termasuk salah satu fenomena somnambulisme juga? Mungkin ada di antara kalian yang bisa menjelaskannya secara ilmiah?

          Ayo, berbagilah.

                                                       #

.

.

                                                                                        13 Agustus 2008 21:34 p.m

                                                                                   Quoted from a lot of sources,

                                      but honestly I myself don’t understand more about the topic.

                                                  Too more strange terms and there is no formula. ^_^

Berita Lelayu [1]

Cerpen

.

.

          Sejak setahun lalu saya tinggal di Kota Gudeg ini, ada satu hal yang menarik perhatian saya: berita lelayu, yang sering saya dengar dari pengeras suara di atas menara masjid At-Taqwa sekitar 100 meter dari tempat kos saya.

.

          Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barokaatuh

          Ada berita lelayu

          Innaa lillahi wa innaa ilayhi rooji’uun ....

.

          Bapak pembaca berita lelayu itu mengucapkan ayat 156 surat Al-Baqarah itu sebanyak tiga kali, seperti biasanya. Lalu ….

.

          Telah meninggal dunia dengan tenang

          Nama    : .…

          Usia      : ….

          Alamat  : ….

          Meninggal pada hari … pukul ….

.

          Kemudian dilanjutkan dengan menyebut keluarga yang ditinggalkannya: istri atau suami, kakak, adik, anak, hingga cucu-cucunya, kalau memang ada. Dan pada akhirnya, memohon dengan hormat pada siapa saja yang mempunyai waktu luang dan bersedia, untuk bertakziah dan sekaligus mengantarkan si mayit ke tempat peristirahatan terakhirnya di dunia ini: liang lahat!

          Saya biasanya hanya mengecilkan volume radio yang sedang saya putar sesaat untuk mengetahui siapa orang yang meninggal pagi itu dan berapa usianya. Selebihnya, saya segera memutar lagi volume radio hingga suara pengumuman itu tak terdengar lagi. Begitu juga dengan semua teman-teman sekosan saya.

          Bagi saya, berita itu sudah menjadi santapan rutin hampir setiap hari. Biasa-biasa saja. Tidak ada yang aneh sama sekali. Paling isi beritanya ya itu-itu juga. Hanya tinggal mengganti nama orang yang meninggal, usia, dan tempat tinggalnya. Beres!

          Seperti yang barusan saya dengar, bapak itu kembali mengumumkan sebuah berita lelayu. Selalu saja tepat menjelang jam enam pagi, saat saya sedang membaca buku sambil mendengarkan radio ditemani secangkir teh poci hangat.

          Saya sempat tercenung cukup lama tadi. Usia orang yang meninggal pagi ini 105 tahun!

.

Our_last_rest_place_in_this_world           Tadinya, saya pikir bapak itu salah baca. Tapi ketika dia mengulangi membaca untuk kedua kalinya, tetap saja suaranya dengan sangat jelas mengatakan: Usia, seratus lima tahun!

          Akhirnya, mau tak mau saya harus mengakuinya juga, bahwa saat ini pun ternyata masih ada orang yang usianya melebihi angka seratus!

.

          Tiba-tiba, saya langsung teringat usia saya saat ini. Usia saya baru 21 tahun kurang dua bulan dan sembilan hari. Jadi, kalau seandainya saya juga diberi umur hingga 105 tahun, berarti saya masih punya sisa waktu 84 tahun lagi!

          Ah, masih jauh, baru seperlimanya, pikir saya santai.

          Namun, saya bisa menyimpulkan, rata-rata usia orang yang meninggal, yang selalu diumumkan oleh bapak itu, tidak lebih dari 70 tahun. Paling banyak usia enam puluhan. Ada juga beberapa yang usianya di bawah 30 tahun.

          Saya masih ingat, dua hari yang lalu bapak itu membacakan sebuah berita lelayu tentang seorang wanita yang meninggal dalam usia 27 tahun. Tetapi, belum pernah sekalipun saya mendengar, bahwa usia orang yang meninggal itu 21 tahun, sama seperti usia saya. Apalagi hanya seorang bayi yang baru beberapa bulan hadir di dunia ini.

          Entah karena memang tidak ada atau berita lelayu ini hanya khusus untuk menggabarkan mereka yang meninggal dalam usia tua saja, saya tidak tahu. Saya hanya suka saja mendengarkan bapak itu membacakan sebuah berita lelayu di pagi hari. Tidak lebih dari itu! Lagian apa peduli saya?

                                                      #

.

          “Kenapa Bapak menangis?” tanya saya heran menyaksikan punggung bapak itu berguncang-guncang menahan isak, bersandar pada dinding masjid di dekat tempat mike.

          Tadi saat saya pergi ke warung untuk membeli satu kotak kecil teh poci, bapak yang selalu memakai kopiah hitam dengan setelan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam yang sudah memudar itu, mengabarkan sebuah berita duka lagi. Iseng, saya melongokkan kepala dari jendela masjid yang terbuka untuk melihat apa yang sedang dilakukannya.

          “Setiap kali saya membacakan sebuah berita lelayu, saya jadi teringat akan jatah usia saya sendiri. Saya tidak tahu kapan akan mati, tetapi saya yakin suatu hari kelak akan datang saatnya, giliran saya yang diumumkan telah mati lewat pengeras suara ini,” jawab bapak itu dengan suara bergetar, masih dengan isaknya yang putus-putus.

          “Kematian adalah awal siksaan yang sangat menyakitkan bagi orang yang durhaka. Sementara, saya sendiri tidak begitu yakin akan bisa selamat melewati pintu yang satu ini jika waktunya telah tiba nanti …,” lanjut bapak itu lagi tanpa saya minta.

          Bergegas saya meninggalkan bapak itu setelah dia menuntaskan semua kata-katanya pada saya.

          Uh, saya heran, kenapa saya hanya diam saja tadi saat dia bicara tentang hal yang menurut saya bisa-biasa saja itu. Saya seperti terhiptonis! Tetapi ada nuansa lain yang saya rasakan setelah mendengar kata-katanya tadi.

          Kematian adalah awal siksaan yang sangat menyakitkan bagi orang yang durhaka. Sementara, saya sendiri tidak begitu yakin akan bisa selamat melewati pintu yang satu ini jika waktunya telah tiba nanti.

          Ya, sesuatu yang jarang sekali saya pikirkan, bahkan selalu terlupakan dari ingatan saya selama ini: K-E-M-A-T-I-A-N-! Karena jujur saja, saya sudah cukup sibuk memikirkan bagaimana agar bisa lulus setiap mata kuliah dengan nilai baik, segera menyusun TA, maju sidang, wisuda, dan segera bekerja di perusahaan bonafid impian saya. Dan saya benar-benar terlena dari memikirkan hal yang satu itu.

          Tetapi, diam-diam, saya merasakan hawa dingin menelusup, menembus saluran pengeluaran di kulit ari saya. Bulu kuduk saya berdiri!

                                                       #

.

          Selepas Isya ….

          “Nderek mboten, Mas?” [2] sapa seorang bapak setengah baya yang membawa kotak infak masjid kepada saya, bapak yang selalu mengumumkan berita lelayu itu.

          Di luar masjid, bapak-bapak yang lain sudah berkumpul untuk bersama-sama berangkat ke rumah orang yang anggota keluarganya meninggal untuk membaca surat Yasin dan tahlilan.

          Tadi pagi, saya sedikit kaget mendengar suara kentongan dipukul bertalu-talu. Tadinya saya kira ada maling yang tertangkap, seperti biasanya bunyi kentongan di kampung kelahiran saya. Setelah suara kentongan itu reda, telinga saya langsung menangkap suara khas bapak tadi di pengeras suara mengumumkan sebuah berita lelayu lagi.

          Saya baru tahu, ternyata kentongan berdiameter hampir satu meter di samping masjid yang tidak pernah dipakai itu hanya dipukul ketika ada berita lelayu dan orang yang meninggal itu penduduk asli di sekitar masjid ini.

          “Mboten, Pak. Saya ada urusan lain,” jawab saya pendek. Saya kurang suka bepergian ke rumah orang yang sedang berduka. Pasti suasananya juga serba kelabu. Diliputi kesedihan.

          “Monggo, Mas,” pamitnya pada saya sambil menganggukkan kepala.

          Saya juga menganggukkan kepala sambil memasang sebuah senyum tipis. Tanpa sepengetahuannya, saya memperhatikan langkah-langkah bersahajanya menyusul bapak-bapak lain yang mulai berjalan meninggalkan pelataran masjid.

          Kalau saya lihat dari perawakan sedangnya yang tampak masih cukup kekar dan sehat, saya tebak usianya sekitar setengah abad, atau kalau pun lebih tak akan terlalu jauh.

          Saya bertanya dalam hati: berapa tahun lagi nih bapak akan mati?

          Kematian itu seperti buah kelapa jatuh, Mas. Memang banyak kelapa yang baru jatuh di saat sudah benar-benar tua dan penuh dengan pati. Namun, tak sedikit pula yang sudah lepas dari mayangnya pada waktu masih degan, kelapa muda. Bahkan, ada juga yang sudah berguguran kala masih berupa bunga.

          Jika selama ini usia orang meninggal yang saya umumkan hampir selalu di atas lima puluhan, bukan berarti maut hanya bagi mereka yang sudah renta saja. Ia akan mendatangi siapa saja tanpa memandang batasan usia.

          Saya tersentak sendiri. Kenapa perkataan bapak itu lagi yang keluar dari memori saya untuk menjawabnya?

          Saya merasakan sesuatu yang kasat mata merayapi seluruh permukaan tubuh saya seketika. Sama seperti yang saya rasakan saat pertama kali bapak itu mengucapkannya. Dingin!

          Bergegas saya melangkahkan kaki menuju tempat kos saya yang tak berapa jauh dari area masjid itu.

                                                      #

.

          Sehari berselang ....

          Tong! Toong!! Toong!! Toong!! Tooongg!!!

          Saya terlonjak kaget dari tempat tidur. Reflek, mata saya yang terasa sempit saya kucek-kucek dengan punggung tangan kanan saya. Ternyata saya ketiduran lagi sehabis shalat Shubuh tadi.

          Toong!! Toongg!! Toonggg!!!

          Perhatian saya langsung tertuju pada suara kentongan itu. Tiba-tiba saya langsung teringat sesuatu. Saya alihkan mata ke arah jam weker di pojok meja belajar. Tepat sekali, sekarang pukul enam kurang beberapa menit. Seperti biasanya, memang jam seginilah bapak itu selalu mengumumkan sebuah berita lelayu.

          Dan tentunya, sama seperti kemarin pagi, pasti hari ini yang meninggal juga penduduk asli sini. Suara kentongan tadi tandanya.

.

          Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barokaatuh

          Ada berita lelayu

          Innaa lillahi wa innaa ilayhi rooji’uun ....

.

          Saya merasakan ada sesuatu yang janggal dari nada suara itu. Suaranya tidak seperti biasanya ….

.

          Telah meninggal dunia dengan tenang

          Nama : Bapak Rabejo

          Usia   : ............

.

          Tiba-tiba, tubuh saya langsung lunglai seketika.

          Saya tidak memperhatikan lagi apa yang diucapkan oleh suara itu selanjutnya. Hanya satu yang saya ingat, namanya Pak Rabejo, jawab si Ifan, teman sekos saya yang sering ikut mengajar anak-anak TPA di sore hari, saat saya tanya nama bapak yang selalu mengumumkan berita lelayu itu sebulan lalu!

                                                       #

.

.

                                                                 Yogyakarta, 13 Oktober 2003 15:37 p.m

                                           A question: Are we ready to meet Izroil someday?

.

.

          Catatan kaki:

          [1] Berita Kematian

          [2] Ikut tidak, Mas?

Giant Skull

Galeri

.

.

          Baru-baru ini, dalam kegiatan eskplorasi gas di gurun pasir Arab Tenggara, tepatnya di daerah Rab ul-Khalee, telah ditemukan sebuah tengkorak manusia dengan ukuran raksasa. Tim eksplorasi ARAMCO penemunya.

                                                             #

.

Giant_skull_subhanallah_3
           Bandingkan ukuran tubuh kedua lelaki itu dengan ukuran tengkorak

.

          Seperti tercatat dalam Al-Quran, di antaranya dalam surat Al-'Araf [7] : 65-72, bahwa Allah swt. pernah menciptakan manusia dengan ukuran tubuh yang luar biasa besarnya. Mereka adalah kaum ‘Aad, di mana Nabi Hud a.s. diutus kepada mereka. Tubuh mereka sangat tinggi, besar dan kuat. Sehingga mereka mampu menumbangkan pohon hanya dengan menggunakan tangan mereka. Kaum ‘Aad kemudian membangkang perintah Allah swt. dan Nabi-nya. Mereka kemudian dimusnahkan.

#

.

Pihak kemiliteran Saudi Arabia menutup seluruh wilayah tersebut dan tidak mengizinkan seorang pun memasukinya kecuali pihak ARAMCO.

Berita ini disimpan secara rahasia, tetapi sebuah helikopter militer mengambil beberapa gambar dari udara dan kemudian salah satu gambar tersebut bocor ke internet di Saudi Arabia.

Allahu a'lam!

#

.

.

                                                                                       31 Juli 2008 22:50 p.m

                                                                         Reedited from an email

Imagination

Intermezzo

.

.

          musim apa yang kau suka?

          musim semi. kau?

          aku suka musim salju.

          aku suka salju juga.

          *keduanya tersenyum samar*

          aku pikir seharusnya ada salju di musim semi.

          apa yang akan terjadi?

.

.

                                                                                      26 Juli 2008 06:43 a.m

                 A dialog in April Snow. The only part of the Korean movie I love. Sure!

         

Antologi Kedua : "Menggenggam Cahaya"

Review

.

.

           Tadi saya mampir ke website http://sekolahkehidupan.multiply.com dan menemukan dua foto untuk kover buku "Antologi Puisi dan Artikel Inspiratif Sekolah Kehidupan" di bawah ini.

.

Antologi_menggenggam_cahaya            Alhamdulillah.

           Buku antologi itu, setelah resmi di-launching pada hari Minggu besok, 27 Juli 2008, insya Allah, akan resmi pula menjadi buku antologi kedua sepanjang sejarah karir saya di dunia olah kata.

            Sebelumnya, dua cerpen saya termuat dalam buku Antologi Cerpen "Lihatkan Bintang Untukku" (DAR! Mizan, 2003) bersama komunitas Divisi Fiksi Forum Lingkar Pena (FLP) Yogyakarta.

.

          However, saya bersyukur bahwa kisah salah seorang sahabat terbaik saya, Lin atau Alin, yang telah kembali ke haribaan-Nya di penghujung Oktober 2007 silam itu, diabadikan dalam buku "Antologi Puisi dan Artikel Inspiratif Sekolah Kehidupan" ini.

.

Antologi_puisi_dan_artikel_inspiratif_sk           Saya berharap, jika buku ini nantinya bisa memberi inspirasi dan semangat untuk senantiasa berlomba dalam kebaikan bagi setiap orang yang membacanya, Alin pun mendapatkan pahala dan curahan rahmat yang "pantas" dari-Nya. Dan semoga menjadi sumber amal jariah yang terus mengalirkan kebaikan untuknya di alam barzah hingga yaumul Qiyamah kelak. Amin.

                     #   

.                     

          Sebagian kisah Alin bisa teman-teman baca di sini:

http://setta.blogs.friendster.com/the_way_to_paradise/2007/11/lin_aku_belajar_1.html#comments

http://setta.blogs.friendster.com/the_way_to_paradise/2007/11/selamat_jalan_s.html#comments

          Semoga memberi inspirasi.

          Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana ini.

.

.

                                                                                   23 Juli 2008 03:32 a.m

Dari AGAPE ke Lare Gunung

Refleksi

.

.

                                                     This is not a revolution, this is an evolution

                                                                                                     (Unknown)

.

.

          Hampir dua tahun lalu, tak jauh dari tempat tinggal saya di Yogyakarta ada sebuah warung makan. Warung makan AGAPE namanya. Posisinya stategis, berada di sisi jalan utama yang dilewati lalu lalang mahasiswa, baik yang berjalan kaki maupun memakai sepeda motor atau kendaraan roda empat. Tidak salah, warung makan AGAPE berada tak jauh dari lingkungan fakultas teknik sebuah universitas negeri bergengsi di Yogyakarta.

          Namun, ada yang terasa janggal di mata saya saat itu. Dengan posisi yang strategis seperti itu, warung makan AGAPE yang buka setiap hari dari sore hari hingga larut malam itu selalu tampak sepi pengunjung. Terlihat kontras jika dibandingkan dengan warung makan yang tepat berada di sebrang jalan dari warung makan AGAPE itu. Padahal, dari luar tampak tidak ada perbedaan mencolok terkait tata letak ruangan antara warung makan AGAPE dengan warung makan di sebrang jalan itu.

          Kenapa gerangan?

          Saya sendiri hanya pernah sekali mampir ke warung makan AGAPE. Membeli krupuk putih untuk menemani makan malam saya yang sudah saya beli di warung makan lain. Dan saat itu, sebagai warga baru, saya belum tahu alasan sesungguhnya kenapa warung makan AGAPE selalu sepi pengunjung. Tapi saya pernah melihat beberapa kali seorang teman non-muslim yang satu ibu kos dengan saya sedang makan di sana.

          Belakangan, saya baru tahu alasan sesungguhnya. AGAPE adalah sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti Cinta. Cinta unconditional seperti Cinta Tuhan atau Dewa-Dewi kepada umatnya. Lebih dari itu, ternyata kata AGAPE memang sudah lazim dipakai oleh kaum Nasrani. Atau dengan kata lain, AGAPE identik dengan agama mereka.

          Dan memang faktanya, selain menjual menu-menu halal, warung makan AGAPE juga menjual menu semur daging anjing!

          Begitulah.

                                                       #

.

          Selama rentang waktu hampir dua tahun berikutnya, tercatat lokal bangunan yang ditempati warung makan AGAPE sempat berganti nama dan penyewa beberapa kali. Tapi tanpa mengubah sedikitpun bentuk lokal bangunan sebelumnya yang diwariskan dari warung makan AGAPE. Sama, penyewa-penyewa berikutnya juga menjadikan bangunan itu untuk usaha warung makan.

          Namun, meskipun sudah berganti nama dan jelas-jelas sang penyewa baru menuliskan dengan font besar-besar kalimat "Dijamin 100% Halal" di spanduk yang mereka pasang, warung makan-warung makan berikutnya setelah AGAPE tetap saja selalu sepi pengunjung. Bahkan, saat-saat masa promosi mereka yang hanya memasang tarif setengah harga saja. Hanya segelintir orang saja yang mampir ke sana.

          Saya yang hampir setiap hari lewat di depan warung makan bekas AGAPE itu, tidak pernah tertarik lagi untuk mampir. Kekhawatiran tentang image AGAPE yang sudah terlanjur tersimpan kuat di benak saya beberapa waktu sebelumnya, sukses mengalahkan iming-iming harga promosi yang ditawarkan dan spanduk bertuliskan "Dijamin 100% Halal" itu.

                                                        #

.

          Kini, di lokasi yang sama sudah tidak berdiri lagi wujud bangunan asli warung makan AGAPE dulu. Dengan perombakan bangunan nyaris total dan perluasan area yang signifikan, di lokasi itu sudah berdiri bangunan semi permanen baru. Warung bakso dan soto ayam/kambing Lare Gunung namanya. Ya, karena pemiliknya berasal dari Gunung Kidul.

          Hampir separuh lebih dinding bangunan baru itu terbuat dari batako dan bambu wulung setinggi kurang lebih setengah meter. Atapnya dari asbes putih. Di bagian depan bangunan, ada dua gerobak besar bakso dan soto. Di samping kedua gerobak jumbo itu terdapat meja tempat beraneka macam buah-buahan seperti jeruk, sawo, alpukat dan melon untuk membuat es campur.

          Sementara itu, meja-meja panjang putih berjejer rapi dengan kursi-kursi plastik di kanan-kirinya, di sisi lain bangunan baru itu. Botol-botol saus tomat dan kecap manis, piring kecil berisi potongan-potongan kecil jeruk nipis dan kotak tissue ada di atas meja-meja putih itu. Di beberapa meja lain juga ada kotak dan wadah tempat kerupuk putih dan keripik tempe kering.

          Itulah deskripsi global bangunan semi permanen baru yang dulunya adalah situs warung makan AGAPE.

          Meski belum seramai warung makan di sebrang jalan, tapi kini sudah terlihat ada peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke warung bakso dan soto yang masih baru itu. Saya yakin akan semakin banyak jumlah pengunjung yang datang ke sana seiring berjalannya waktu ke depan. Selain karena belum banyak warung sejenis di lingkungan saya, jaminan halal adalah alasan kuat berikutnya.

.

Lihatlah_metamorfosis_pada_kupu2_itu_

.

          Saya sendiri sudah beberapa kali mencicipi menu makanan yang tersedia di sana. Meskipun warung bakso dan soto Lare Gunung tidak memasang spanduk bertuliskan "Dijamin 100% Halal", saya tahu pasti menu makanan yang dijual halal karena saya mengenal cukup baik beberapa orang penjualnya.

          Betul, hanya sesederhana itu alasan saya.

                                                        #

.

          Ada sebuah pelajaran berharga yang dapat saya ambil dari proses "metamorfosis" warung makan AGAPE yang menjual menu semur daging ajing menjadi warung bakso dan soto ayam/kambing Lare Gunung halal di atas.

          Bahwa tidak ada cara lain yang lebih manjur untuk mengubah citra diri kita yang terlanjur suram di masa lampau selain dengan evaluasi dan evolusi diri secara totalitas, selangkah demi selangkah.

          Allahu ‘alam.

                                                        #

.

.

                                                                                       26 Juli 2008 06:34 a.m

                                                             God, help me to change step by step

                            my bad image and temperament for better life next. Amen.

Napoleon Bonaparte

Cermin

.

.

                                    Sejarah adalah suatu kebohongan yang disepakati

                                                                                        (Napoleon Bonaparte)

.

.

Young_napoleon_bonaparte_17691821

           Adakah di antara kalian yang belum pernah mendengar nama Napoleon Bonaparte?

          Seorang Jendral dan Kaisar Prancis kelahiran Ajaccio, Corsica, 1769. Namanya terdapat pada urutan ke-34 dalam buku Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah yang ditulis oleh Michael H. Hart.

          Sebagai seorang yang berkuasa dan berdaulat penuh di Prancis sejak Agustus 1793, seharusnya ia merasa puas dengan segala yang telah diperolehnya itu. Namun, ternyata kemegahan dunia belum bisa memuaskan batinnya. Agama yang dianutnya saat itu—Kristen, tidak bisa membuatnya merasa tenang dan damai.

.

          Akhirnya, pada tanggal 2 Juli 1798, atau 23 tahun sebelum kematiannya di tahun 1821, Napoleon Bonaparte menyatakan ke-Islam-annya di hadapan dunia Internasional.

          Apa yang membuatnya lebih memilih kembali ke Islam dan meninggalkan Kristen? Berikut penuturannya sendiri yang pernah dimuat majalah Genuine Islam, Edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.

          “I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters?” 

          Saya membaca Injil; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Lut dan kedua puterinya? [1]

          “The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun! One shall see the stars falling into the sea. I say that of all the suns and planets.”

          Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari. Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut. Saya katakan, semua matahari dan planet-planet.

          Selanjutnya, Napoleon Bonaparte berkata, “Religions are always based on miracles, on such things than nobody listens to like Trinity. Jesus called himself the son of God and he was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has less ridiculous things than ours; the Turks also call us idolaters.”

          Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud.

          Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat didalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa.

          “Surely, I have told you on different occasions and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Muslims and I glorify the Prophet Muhammad and that I love the Muslims.”

          Dengan penuh kepastian, saya telah mengatakan kepada Anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada Anda di setiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan Nabi Muhammad saw. serta mencintai orang-orang Islam.

          Akhirnya, ia berkata, “In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God. He has no son and He reigns without a partner.”

          Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhluk-Nya tanpa pendamping.

          Napoleon Bonaparte mengagumi Al-Quran setelah membandingkannya dengan Al-Kitab (Injil). Karena ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran daripada Al-Kitab.

                                                      #

.

          Begitulah fakta yang dicatat oleh tinta sejarah.

          Jika seorang Napoleon Bonaparte juga bangga menjadi seorang Muslim dan merasa perlu mengumumkankan tentang status kemuslimannya itu pada dunia Internasional, idealnya kita yang sejak lahir hingga kini tak pernah meninggalkan Islam harus lebih bangga lagi daripada mantan Kaisar Prancis itu.

          Setuju tidak?

                                                      #

.

.

                                                                                         13 Juli 2008 02:47 p.m

                                                     Reedited from an email written by unknown

.

.

          Referensi :

          [1] "Kisah Lut dan kedua putrinya" terdapat dalam Injil kitab Kejadian pasal 19 ayat 30-36, bisa dibaca di sini: http://setta.blogs.friendster.com/the_way_to_paradise/2008/03/selamat_berjuan.html#comments

          [2] “Memoirs of Napoleon Bonaparte” by Louis Antoine Fauvelet de Bourrienne, edited by R.W. Phipps. Vol. 1 (New York: Charles Scribner's Sons, 1889) p. 168-169. http://chnm.gmu.edu/revolution/d/612/

          [3] “Napoleon and Islam” by C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7

          [4] “Satanic Voices-Ancient and Modern” by David M. Pidcock, (1992 ISBN: 1-81012-03-1)

Zona Campuran Jenuh

Science

.

.

          Mari kita sejenak bernostalgia dan memperhatikan diagram T-ν pada proses perubahan fasa untuk air pada tekanan 1 atm (1 atm = 101,325 kPa) di bawah ini. [T = suhu (°C), P = tekanan (kPa), ν = volume spesifik (m^3/kg)]

.

Diagram_tv_untuk_proses_pemanasan_air_pa          Mula-mula air pada suhu 20°C dan tekanan 1 atm dalam fasa cair seluruhnya dan tidak ada penguapan. Air pada kondisi ini (di titik 1) disebut compressed liquid (cairan terkompresi).

          Selanjutnya air dipanaskan pada tekanan tetap (P = 1 atm) sampai T = 100°C (titik 1-2). Pada state ini (titik 2), penambahan kalor (panas) sekecil apapun akan mengakibatkan terjadinya perubahan fasa dari cair menjadi uap. Fasa cair ini disebut saturated liquid (cairan jenuh).

.

          Jika air terus dipanaskan pada tekanan tetap (P = 1 atm), pemanasan itu tidak menaikkan suhu, akan tetapi digunakan untuk penguapan sehingga seluruhnya menjadi uap pada suhu 100°. Uap pada kondisi ini (titik 4) disebut saturated vapor (uap jenuh). Pengurangan kalor sekecil apapun akan menyebabkan perubahan fasa dari gas (uap) menjadi cair. Garis yang menghubungkan titik-titik 2-3-4 disebut saturation line (garis didih). Sementara region di bawah saturation line disebut saturated mixture (campuran jenuh antara air dan uap).

          Pemanasan selanjutnya digunakan untuk menaikkan suhu uap (T > 100°C) pada tekanan tetap, dimana uap pada kondisi ini (titik 4-5) dikenal sebagai superheated vapor (uap panas lanjut).

          Untuk berbagai jenis zat murni (pure substance), fase cair akan mendidih pada suhu didih (saturation temperature) pada tekanan tertentu, atau pada tekanan didih (saturation pressure) pada suhu tertentu. Seperti tampak pada diagram T-v dan P-v untuk suatu zat murni di bawah ini.

.

Diagram_tv_untuk_suatu_zat_murni

.

Diagram_pv_untuk_suatu_zat_murni

.

          Secara umum, diagam T-ν pada tekanan konstan untuk proses perubahan fasa suatu zat murni pada berbagai tekanan (angka-angka pada diagram ini khusus untuk air) bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

.

Diagram_tv_pada_tekanan_konstan_untuk_pr

.

          Jika kita perhatikan dengan teliti diagram di atas, pada tekanan 1 MPa air memiliki volume spesifik (ν) yang lebih kecil daripada kondisi pada tekanan 1 atm (0,1 MPa). Proses transfer kalor ke air—atau Q (+) yaitu aliran kalor dari lingkungan ke sistem, yang terjadi pada tekanan ini mengikuti alur yang sama persis dengan proses transfer kalor ke air pada tekanan 1 atm, akan tetapi ada beberapa perbedaan yang tampak jelas.

          Pertama, air mulai mendidih pada suhu yang lebih tinggi (T = 179,9°C) pada tekanan ini. Kedua, volume spesifik (ν) pada kondisi saturated vapor lebih kecil daripada nilai acuan untuk tekanan 1 atm. Selain itu, garis horisontal yang menghubungkan titik saturated liquid dan saturated vapor menjadi lebih pendek.

          Jika tekanan dinaikkan lebih jauh, saturation line ini akan terus menyusut seperti ditunjukkan diagram di atasnya, dan menjadi sebuah titik ketika tekanannya mencapai 22,06 MPa untuk kasus air. Titik ini disebut critical point (titik kritis), yaitu titik dimana cairan jenuh dan uap jenuh bertemu. Suhu, tekanan, dan volume spesifik dari suatu zat pada titik kritis disebut suhu kritis (Tcr), tekanan kritis (Pcr), dan volume spesifik kritis (νcr). Properti-properti titik kritis untuk air adalah Tcr = 373,95°C, Pcr = 22,06 MPa, dan νcr = 0,003106 m^3/kg.

          Pada tekanan di atas tekanan kritis (misal P = 25 MPa untuk kasus air), tidak terjadi proses perubahan fasa yang nyata. Sebaliknya, volume spesifik dari suatu zat akan terus naik, dan pada setiap saat hanya ada satu fasa.

          Pada kondisi itu, suatu zat bisa disebut menyerupai uap, tetapi tak ada yang tahu kapan perubahan itu terjadi. Karena di atas titik kritis itu tidak ada garis yang memisahkan antara compressed liquid region dan superheated vapor region.

          Bagaimanapun juga, titik kritis adalah acuan yang lazim dipakai untuk menentukan suatu zat sebagai superheated vapor pada suhu di atas suhu kritisnya dan sebagai compressed liquid pada suhu di bawah suhu kritisnya.

          So what?

                                                       #

.

          Andai bisa dianalogikan dengan diagram fasa dalam suatu proses termodinamika di atas, mungkin saat ini saya sedang berada pada saturated mixture region. Alias zona campuran jenuh itu. Kalornya terus ditambah, tapi suhunya tetap saja tidak naik-naik.

          Sebentar-sebentar membolak-balik tutorial dan user’s guide simulasi CFD, buka sana-sini beberapa textbook wajib combustion engineering, search papers terkait di mbah google, melototin referensi dari beberapa tesis yang mirip temanya.

          Tapi kok ya belum ngeh-ngeh (hingga 100%) juga. Mau kemana sebenarnya riset ini akan dibawa?

                                                      #

.

          Siang ini (6/07/2008), saya membaca di Kompas, Israel akan segera menguji coba Jericho-3, rudal antar permukaan terbaru mereka yang diperkirakan berdaya jelajah hingga 4.800-6.500 km—jauh melewati radius Telaviv–Teheran, Iran. Rudal dengan panjang 15,50 m dan diameter 1,56 m dengan bobot mati hulu ledak 750 kg nuklir yang digerakkan oleh motor propulsi 3-stage solid itu disinyalir akan dipakai untuk membombardir reaktor pengayaan uranium di Pusat Tenaga Nuklir milik Iran.

.

Jericho_1           Pada waktu yang hampir bersamaan, di Gedung Putih, mulut busuk G.W Bush Jr. berkata, “Saya selalu mengatakan, diplomasi adalah pilihan pertama. Namun, opsi militer tetap tersedia di meja.” Sebuah omong kosong yang lebih pantas disebut dagelan horor semata.

          Padahal Iran sudah berkali-kali menegaskan, program nuklir negaranya semata-mata bertujuan damai, terutama untuk pengadaan energi sehubungan dengan konsumsi minyak domestik yang meningkat. Bahkan Iran juga sudah bersedia menggelar perundingan dan dialog soal isu nuklirnya itu.

          Pada saat dunia sedang galau soal pemanasan global, kenaikan harga pangan, dan krisis minyak, AS dan Israel ternyata masih mementingkan ego dan lebih mempertontonkan “otot” dan kekuasaan mereka pada dunia internasional.

                              #

.

          Jika mengingat fakta betapa kuatnya dominasi Gedung Putih dan Zionis KEPARAT itu di berbagai aspek kehidupan saat ini, selalu akan menyulut emosi saya—idealnya juga setiap muslim, untuk segera bangkit dari keterpurukan dan ketidakberdayaan ini. Di setiap lini kehidupan sesuai kompetensi yang kita miliki.

          Ya, saya harus meninggalkan zona saturated mixture itu dan meluncur deras ke superheated vapor.

          Segera.

          Dan membuat rudal untuk menandingi Jericho-3 itu?

          Insya Allah suatu saat nanti!

          Semoga.

                                                       #

.

.

                                                                                       6 Juli 2008 02:11 p.m

My Photo

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            
Powered by Friendster Blogs
Member since 06/2007